JPNN.com

Penyegaran Organisasi, Kementan Tunjuk Nasrullah jadi Dirjen PKH

Kamis, 06 Agustus 2020 – 18:16 WIB
Penyegaran Organisasi, Kementan Tunjuk Nasrullah jadi Dirjen PKH - JPNN.com
Kementan tunjuk Nasrullah jadi Dirjen PKH. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penyegaran organisasi pada pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama lingkup Kementerian Pertanian.

Dalam penyegaran ini, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang sebelumnya ditempati Ketut Diarmita digantikan oleh Dr. Ir Nasrullah.

Selain Nasrullah, Kementan juga mengangkat Drs. Zulkifli sebagai Pj Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Muchlis sebagai Kepala Biro Keuangan dan Perlengkapan, Akhmad Musyafak sebagai Pj Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian serta Gunawan sebagai PJ Sekretaris Direktorat Sarana dan Prasaran Pertanian.

Nama berikutnya yang juga ikut dilantik adalah Priatna Sasmita sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Muhammad Taufik Ratule sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Agus Susanto sebagai Pj Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan serta Maidaswar sebagai nama terakhir yang menempati posisi Kepala Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, langsung meminta para pegawainya untuk bekerja lebih ekstra. Dia berharap, dengan jabatan ini sektor pertanian mampu mencapai hasil maksimal.

"Saya berpesan agar kalian mampu mengembangkan sumber daya yang kita miliki dan menjalankan organisasi ini secara maksimal. Semoga pengabdian saudara menjadi ladang amal, dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," ujar Mentan, Kamis (6/8).

Menurut Mentan, setiap jabatan tidak akan berarti apa-apa jika dalam kenyataannya abdi negara tidak mampu memberikan kontribusi maksimalnya terhadap kemajuan bangsa.

"Jabatan itu hanya datang dari Tuhan. Bahwa segalanya sudah jadi takdir kalian. Tapi seorang pejabat bukan untuk berleha-leha. Ini amanah dari Allah, dari Tuhan. Karena itu, jabatan adalah daki daki yang melekat, bukan sesuatu yang luar biasa. Besok pasti habis. Justru yang jadi soal adalah kita semua akan mengakhiri jabatan ini degan kondisi apa? Saya minta pertanian kita jauh lebih hebat lagi," katanya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
jlo