Penyelundupan Ratusan Ribu Benih Bening Lobster di Kepri Digagalkan, Bea Cukai Ungkap Ini
jpnn.com, KARIMUN - Kanwil Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) bersinergi dengan Bea Cukai Batam, Direktorat P2 Bea Cukai, Bareskrim Polri, Lantamal IV, dan Bakamla menggagalkan dua kali penyelundupan ratusan ribu benih bening lobster ke luar perairan Indonesia.
Kedua penindakan dilakukan di Perairan Berakit pada Senin (14/10), dan di Perairan Tandur pada Jumat (25/10).
Kepala Subbagian Humas dan Rumah Tangga Kanwil Bea Cukai Khusus Kepri Robby Candra mengungkapkan kedua penindakan dilakukan pihaknya terhadap high speed craft (HSC).
Penindakan pertama berlokasi di Perairan Berakit, Kabupaten Bintan dengan hasil penindakan berupa 46 boks berisi 237 ribu ekor benih bening lobster.
Kemudian penindakan kedua berlokasi di Perairan Tandur dengan hasil penindakan berupa 42 boks berisi kurang lebih 189 ribu ekor benih bening lobster.
“Nilai barang pada penindakan pertama sebesar Rp 23,8 miliar, sementara penindakan kedua bernilai Rp 19,2 miliar. Total seluruhnya mencapai Rp 43 miliar,” ungkap Robby Candra.
Untuk menjaga kelestariannya kini seluruh benih bening lobster telah dilepasliarkan di dua Lokasi berbeda.
Hasil penindakan pertama telah dilepasliarkan di perairan Anak Kenipan Batu, Karimun pada Selasa (15/10).
Sinergi Bea Cukai dan instansi terkait kembali menggagalkan penyelundupan ratusan ribu benih bening lobster di wilayah Kepri
- Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Tingkatkan Sinergi Antarinstansi di Daerah
- Bea Cukai Perketat Peredaran Rokok Ilegal di 3 Wilayah Ini
- Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 27 Kg Sabu-Sabu, 2 Tersangka Diamankan
- Bea Cukai Samarinda Musnahkan 1,9 Juta Batang Rokok dan 2.160,7 Liter MMEA legal
- Bea Cukai Paparkan Tren Modus Peredaran Rokok Ilegal di Awal 2026
- Ini Upaya Preventif Bea Cukai Tekan Peredaran Rokok Ilegal di Berbagai Wilayah
JPNN.com




