Peralihan Musim Kemarau, Waspada Daerah Rawan Karhutla Berulang

"BNPB bekerjasama dengan KLHK akan memberikan dukungan pembiayaan kegiatan partisipatif masyarakat melalui program Masyarakat Peduli Api (MPA)-Paralegal," beber dia.
Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan lembaganya terus melakukan Teknik Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mempercepat turunnya hujan di wilayah tertentu.
Upaya TMC yang dilakukan oleh BPPT bekerja sama dengan KLHK, BNPB, BMKG, TNI, BRGM, BPBD pada Maret hingga April 2021 menunjukkan hasil yang cukup baik dari segi persentase penambahan curah hujan.
Di Provinsi Riau disebutnya terjadi peningkatan prosentase penambahan curah hujan sebesar 33-64 persen terhadap curah hujan alamnya atau penambahan curah hujan di lokasi penyemaian awan sekitar 194,3 juta meter kubik (m3).
"Di Provinsi Kalimantan Barat atas upaya TMC yang dilakukan terjadi peningkatan prosentase penambahan curah hujan sebesar hingga 44 persen terhadap curah hujan alamnya atau penambahan curah hujan di lokasi penyemaiannya," ujar Hammam. (antara/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyatakan pihaknya memantau daerah konvensional terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berulang.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- BMKG Prakirakan Sebagian Besar Kota di Indonesia Berpotensi Hujan, Ini Wilayahnya
- Pembukaan Lahan Sawit Berujung Karhutla, Polisi Langsung Tangkap Pelaku
- Tren Karhutla Menurun, Menhut Raja Juli: Bangga, Tetapi..
- Ultimatum Menko Polkam: Jangan Sampai Karhutla Terjadi di Riau
- Menhut: Tren Karhutla Pada 2025 Menurun, 3 Hal Ini Menjadi Faktornya
- Cuaca Hari Ini, BMKG Prakiraan Ada Hujan di Wilayah Ini