Perempuan Ini Mengaku Dokter Spesialis Bedah Tetapi Pasien yang Dirawatnya Meninggal

Perempuan Ini Mengaku Dokter Spesialis Bedah Tetapi Pasien yang Dirawatnya Meninggal
Pasien yang meninggal setelah dirawat dokter spesialis bedah. Foto : Pojokpitu

jpnn.com, SIDOARJO - Mutmainah, nenek yang berusia 89 tahun meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru Sidoarjo.

Pihak keluarga menganggap kematiannya tidak wajar. Pasalnya, sang nenek sebelumnya ditangani oleh seorang perempuan yang mengaku sebagai dokter spesialis bedah.

Namun kondisi Mutmainah justru semakin parah dan akhirnya meningga dunia.

Menurut pengakuan Tita (64), anak kedua almarhum, diduga ibunya meninggal karena tindakan medis yang dilakukan seorang perempuan yang bernama Lela Taher. Lela mengaku sebagai seorang dokter spesialis bedah.

"Lela Tahir adalah teman dari salah satu cucu dari almarhumah di Club Motor CBR yang bernama Wanda. Di komunitas itu, Lela Taher mengaku berprofesi sebagai seorang dokter spesialis bedah. Sebulan yang lalu, Wanda mengajak Lela Taher ke rumah neneknya untuk mengobati luka yang diderita," ujar Tita.

Namun, keluarga meyakini Padahal Lela sebenarnya bukan seorang dokter spesialis. Tetapi Lela berani melakukan tindakan medis, baik mulai penyuntikan dan pemberian obat.

Kondisi kesehatan almarhumah semakin menurun dan luka di bagian tubuhnya semakin parah, ditambah dengan kecurigaan terhadap Lela Taher yang setiap melakukan tindakan medis, biayanya cukup besar.

Akibat luka yang diderita semakin parah dan menjalar ke seluruh tubuh, akhirnya nenek meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga.

Keluarga korban yakin perempuan yang merawat sang nenek bukan dokter bedah sesungguhnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News