Perih, Pedih...Suami Jatuh ke Pelukan Wanita Lain

Perih, Pedih...Suami Jatuh ke Pelukan Wanita Lain
Arbayah akhirnya menyesal karena telah menggunakan sabu, yang menyebabkan masa depan anak-anaknya terancam suram. Foto: Rita/Samarinda Pos/JPNN.com

Arbayah mengaku sengaja tidak memperdulikan anak-anak mereka agar sang suami bisa peduli dan kembali ke pelukannya.

Tapi siapa sangka, rupanya lelaki tak bertanggung jawab itu juga menggunakan narkoba.

“Saya beruntung karena sabu yang saya gunakan saya dapat cuma-cuma dari teman. Dan ternyata mereka adalah teman sekerja satu kapal dengan suami saya. Mereka semua adalah pemakai. Jadi, tolong jelaskan ke saya, bagaimana nasib anak-anak saya,” tuturnya menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Dalam kekakulatan itu, wanita berambut pendek ini berharap bisa dilepas agar bisa memperbaiki pendidikan anak-anaknya.

“Mereka tidak boleh seperti saya. Mereka harus sukses. Saat ini anak-anak saya tinggal bersama ayahnya. Saya akan berbuat nekad jika dia mengajari anak-anak saya ngobat (nyabu, red). Saya harus cepat keluar,” tutur Arbayah yang harus dikembalikan ke dalam sel karena mulai tidak bisa mengendalikan diri.

Kanit Reskrim Samarinda Seberang, Iptu Heru Santoso mengungkapkan bahwa Arbayah ditangkap di kediamannya pada Senin (2/1) lalu, pada pukul 17.00 Wita.

“Kami bergerak atas laporan yang kami terima dari warga setempat kalau di rumah dia (Arbayah, Red) sering dijadikan tempat untuk pesta narkoba. Jadi saat kami gerebek, kami lakukan penggeledahan, dan benar ada barang bukti yang dimaksud,” terang Heru kepada Sapos kemarin (3/1).

Dari hasil penggeledahan tersebut berhasil menemukan barang bukti beruap 1 bungkus sabu dengan berat 0.50 gram, 1 buah telephone genggam berwarna biru, 1 buah dompet manik berwarna kuning hitam dengan isi 1 buah korek api dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

JPNN.com - Arbayah, 39, ibu rumah tangga warga beralamat di Jalan Mas Penghulu, Gang Hasanuddin, Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News