Perjuangan Dokter Selamatkan Intan, Tapi Tuhan Berkehendak Lain

Perjuangan Dokter Selamatkan Intan, Tapi Tuhan Berkehendak Lain
Keluarga Intan. Foto: Kaltim Post/JPNN

Hal itu terjadi akibat kebakaran dalam ruang tertutup atau akibat ledakan bom.

Gejalanya adalah bulu rambut hidung terbakar, terdapat jelaga, dahak mengandung jelaga.

Nah, bila berat bisa muncul gangguan pernapasan akibat edema mukosa saluran napas.

Luka bakar atau disebut juga combustio masuk pada fase akut sejak trauma terjadi sampai 48 jam.

Luka bakar juga memiliki rasio penyebaran yang sangat cepat.

Dengan kondisi tersebut, kata Satrio, keadaan pasien bisa saja berubah setiap waktu.

Selain itu, risiko penyebaran komplikasi juga dapat kemungkinan terjadi.

“Seperti kena gangguan saluran pernapasan, kekurangan cairan, dan infeksi lainnya,” sambung dia. (dra/aim/him/fel/riz/rom/k15/jos/jpnn)


SAMARINDA – Dokter di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, sebenarnya telah berjuang keras mengobati Intan Olivia Marbun. Namun, Tuhan ternyata


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News