Perjuangan Dokter Selamatkan Intan, Tapi Tuhan Berkehendak Lain

Perjuangan Dokter Selamatkan Intan, Tapi Tuhan Berkehendak Lain
Keluarga Intan. Foto: Kaltim Post/JPNN

jpnn.com - SAMARINDA – Dokter di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, sebenarnya telah berjuang keras mengobati Intan Olivia Marbun.

Namun, Tuhan ternyata punya kehendak lain.

Nyawa balita korban bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Minggu (13/11) itu tak tertolong.

Kepala Humas RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dr Muhammad Febian Satrio membeberkan, pihaknya telah berupaya menolong Intan.

Operasi sudah dilakukan untuk membersihkan jaringan-jaringan mati yang bisa menimbulkan infeksi di tubuh Intan.

Namun, kondisi Intan ternyata tak kunjung membaik.

“Penyebabnya karena luka bakar yang luas disertai trauma inhalasi,” terang dia.

Menurut teori, trauma inhalasi merupakan luka bakar yang disebabkan udara panas yang mengenai mukosa saluran napas.

SAMARINDA – Dokter di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, sebenarnya telah berjuang keras mengobati Intan Olivia Marbun. Namun, Tuhan ternyata

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News