Persela Ajukan Dispensasi ke Timnas

Slamet Riyadi dan Mustafic Diupayakan Bisa Main

Persela Ajukan Dispensasi ke Timnas
Persela Ajukan Dispensasi ke Timnas
Sementara itu, Ketua LA Mania Ainy Hidayat menyoroti lemahnya konsistensi permainan Persela sehingga mengalami kesulitan meraih poin sampai laga kesembilannya saat ini. Menurutnya, sebagian besar gol yang dicetak pemain Persela selalu terjadi pada babak pertama. Dan setelah memasuki babak kedua, permainan tim selalu menurun sehingga sulit mencetak gol. "Bahkan justru lebih banyak kebobolan dan akhirnya kalah," paparnya.

Menurut pria yang akrab dipanggil Dayat itu, konsistensi permainan Persela dalam pertandingan Indonesia Super League (ISL) bertolak belakang dengan saat bertanding pada Liga Jatim lalu. Saat Liga Jatim, kata Dayat, justru permainan semakin mengganas setelah masuk babak kedua sehingga berhasil menang dengan jumlah gol yang besar. "Ada apa ini? Pelatih harus bisa menjawab masalah besar itu," tandasnya.

Selain itu, Dayat juga mempertanyakan komposisi pemain yang diturunkan dalam ISL dibanding saat Liga Jatim lalu. Pemain-pemain seperti Zulham Zamrun dan Valentino yang moncer saat Liga Jatim lalu justru sering tidak dimainkan. "Terbukti saat menghadapi Persiwa lalu, Persela mampu menahan imbang ketika pemain-pemain itu diturunkan," tukasnya.

Sementara itu, Persela U-21 diharapkan bisa menjadi juara Indonesia Super League (ISL) U-21 musim ini. Sebab, tim tersebut tidak hanya diperkuat pemain-pemain asli Lamongan, tetapi juga dari luar daerah. "Karena akan diperkuat pemain-pemain dari luar daerah, seyogyanya Persela U-21 bisa meraih prestasi pada ISL musim ini, bahkan kalau bisa meraih juara," kata wakil Ketua DPRD Lamongan, Husnul Aqib. (feb/wid)
Berita Selanjutnya:
Irfan Bachdim Siap Bersaing

LAMONGAN - Setelah sukses meraih poin penuh saat meladeni Persiba Balikpapan Minggu lalu, Persela Lamongan berusaha sekuat tenaga mengulang sukses


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News