Pertamina Ungkap Teka-teki UMKM Binaan Bisa Menembus Pasar Global, Simak Baik-baik!

Pertamina Ungkap Teka-teki UMKM Binaan Bisa Menembus Pasar Global, Simak Baik-baik!
Seminar Nasional Rumah BUMN Pertamina yang dihadiri Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman, serta narasumber dari Pusat Pengembangan Exsport Indonesia (PPEI) Kementerian Perdagangan Edy Priyanto Utomo. Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

Sebab, nilai yang dianggap unggul oleh suatu segmen pasar tertentu belum tentu dianggap unggul bagi segmen pasar lainnya.

“Setelah kita mengetahui nilai keunggulan, maka yang perlu dilakukan selanjutnya adalah mengenali potensi target pasar atau negara tujuan ekspor, regulasi perdagangan internasional khususnya dalam perjanjian atau kemitraan, kenali prosedur ekspor dan menyiapkan dokumen ekspor,” bebernya.

Langkah berikutnya adalah standar yang dibutuhkan produk untuk masuk ke negara tujuan sesuai dengan regulasi dari pemerintah.

Edy menjelaskan jika produk kita tidak memiliki standar wajib ini, maka otomatis tidak akan dapat melewati Bea Cukai, misalnya mengenai kandungan produk yang memerlukan uji lab dan tambahan surat keterangan bawa produk yang dikirim bukan merupakan illegal logging apabila produk yang dikirim berupa kayu.

Seminar nasional dengan mengusung tema 'UMKM Bangga Produk Lokal Tembus Pasar Global' ini sekaligus dalam rangka menyemarakkan kegiatan HUT ke-65 Pertamina yang dihadiri lebih dari 500 UMKM dari 30 Rumah BUMN (RB) dan dilaksanakan secara online serta offline.

Sebagian UMKM berkumpul di masing-masing kantor RB.

Kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan engagement RB Pertamina dengan para pelaku UMKM serta mendorong transformasi bisnis UMKM menuju digitalisasi dan menembus pasar global.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dalam sambutannya menyampaikan Kementerian BUMN sangat memahami kendala yang dihadapi UMKM yang tidak hanya dalam hal pendanaan, tetapi juga pembinaan.

“Kami mendorong Rumah BUMN yang ada di 248 kabupaten maupun kota di seluruh Indonesia untuk membantu memberikan pelatihan,” kata Arya Sinulingga.

Kementerian BUMN juga mengambil langkah mengaktifkan RB untuk mengajak para UMKM masuk ke e-commerce, berharap di akhir tahun 2022 ini semua RB sudah memiliki office store sendiri.

Strategi UMKM mitra binaan Pertamina bisa menembus pasar global yang selama ini menjadi teka-teki akhirnya terjawab, simak baik-baik!

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News