Pertanian Indonesia Harus Maju di Tangan Anak Muda

Pertanian Indonesia Harus Maju di Tangan Anak Muda
Seminar publik Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) di Kampus STIPAP Medan. Foto : Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyiapkan generasi muda sebagai regenerasi penerus untuk memperkuat pertanian Indonesia menuju swasembada.

Program regenerasi itu antara lain melakukan perubahan pada Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).

"Kita tahu bahwa saat ini Indonesia mengalami masa transisi regenerasi petani. Bahkan statistik menyebutkan jumlah petani kita hanya tersisa 27 persen dari total angkatan kerja Indonesia. Karena itu, kita harus melakukan program regenerasi," ujar Kepala Biro Humas dan Infirmasi Publik, Kuntoro Boga Andri saat menyampaikan materi pada seminar publik Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) di Kampus STIPAP Medan.

BACA JUGA : Mulai Berunjuk Rasa, Orator Ajak Massa Viralkan Foto dan Video Aksi Kawal MK

Menurut Kuntoro, ini perlu dilakukan melalui beberapa program strategis seperti gerakan sejuta petani milenial, revitalisasi sekolah vokasi dan Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) yang tercatat sudah beranggotakan lebih dari 500 ribu pemuda tani.

"Generasi muda kita sangat potensial dalam mengembangkan dan mengembalikan kejayaan pertanian Indonesia, terutama para mahasiswa pertanian yang sedang menimba ilmu dan tergabung dalam organisasi pertanian," katanya.

BACA JUGA : Twit Mahfud MD Jelang Sidang Putusan MK, Sudah Terbayang nih..

Kuntoro menjelaskan, capaian pemerintah selama 4,5 tahun ini perlu dilanjutkan oleh para anak muda yang memiliki kemampuan khusus di bidang pertanian.

Kaum muda dituntut menguasai digitalisasi kecanggihan teknologi untuk mengimbangi dunia revolusi industri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News