Pesawat Mata-mata AS Mampu Terbang 48 Jam Nonstop

Pesawat Mata-mata AS Mampu Terbang 48 Jam Nonstop
Pesawat mata-mata dengan tenaga listrik yang dikembangan US Navy. FOTO: Getty Images
Jika menggunakan motor listrik, faktor kelemahannya terletak pada kemampuan daya tahan baterai, sehingga hal itu mengurangi waktu operasional. Tetapi pesawat ciptaan NRL yang menggunakan sel bahan bakar hidrogen untuk menghasilkan listrik, mampu mengatasi semua masalah tersebut.

"Hidrogen cair ditambah dengan teknologi sel bahan bakar memiliki potensi untuk memperluas kegunaan sistem tak berawak kecil dengan meningkatkan daya tahan dan  memberikan semua manfaat propulsi listrik," kata Peneliti Utama NRL Dr Karen Swider-Lyons.

Ion Tiger sebelumnya mampu terbang selama lebih dari 26 jam dengan menggunakan gas hidrogen yang disimpan dalam tangki kapasitas 5.000 psi. Komponen ini lantas diganti dalam tes pertengahan April lalu, dengan tangki yang menyimpan bahan bakar cair kriogenik. Bahan bakar ini sekitar tiga kali lebih padat dibandingkan gas bertekanan yang digunakan sebelumnya hingga mampu terbang lebih lama. (esy/jpnn)


NEWYORK - Sebuah pesawat tak berawak yang dikembangkan Angkatan Laut Amerika Serikat telah memecahkan rekor daya tahan terbang di udara selama lebih


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News