Piala Dunia 2022: Invasi Arab Saudi di Spanyol Berakhir Buruk

Piala Dunia 2022: Invasi Arab Saudi di Spanyol Berakhir Buruk
Salem Al Dawsari (depan) menjadi salah satu pesepak bola Arab Saudi yang berkesempatan berkarier di Spanyol. Foto: Twitter/SaudiNT_EN

jpnn.com, DOHA - Arab Saudi memiliki proyek ambisius dengan mengirim pesepak bola terbaiknya ke Spanyol untuk menimba ilmu.

Sejumlah pemain terbaik Arab mendapat kesempatan berkarier di La Liga hingga Segunda B (divisi dua Liga Spanyol).

Proyek kerja sama tersebut terjadi pada 2018 lalu. Harapannya para pemain tersebut dapat berkembang dan menjadi andalan Timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2022.

Beberapa pesepak bola Arab Saudi yang mendapat kesempatan emas menjajal atmosfer La Liga antara lain Salem Al-Dawsari (Villarreal), Fahad Al Muwallad (Levante), dan Yahia Al-Shehri (Leganes).

Adapun beberapa nama dikirim menuju divisi dua Spanyol, yakni Al Mousa (Real Valladolid), Abdulmajeed Al Sulayhim (Rayo Vallecano), Ali Al Namer (Numancia), dan Abdullah Alhamdan (Sporting Gijon).

Selain itu, ada juga yang menimba ilmu bersama akademi klub-klub Spanyol, yakni Marwan Othmnan (akademi Leganes) dan Jaber Issa (akademi Villarrea).

Namun sayang, dari beberapa nama yang dikirim ke Negeri Matador, hampir semuanya gagal menembus tim utama. Kebanyakan dari mereka hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Salem Al-Dawsari mungkin yang paling mendapat pelajaran berharga. Dia berkesempatan debut bersama Villarreal saat melawan raksasa Spanyol, Real Madrid.

Invasi Arab Saudi di Spanyol sebelum Piala Dunia 2022 berakhir buruk. Simak selengkapnya.

Sumber AS

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News