Polisi Bongkar Makam Terduga Korban Penganiayaan di Sidoarjo

Polisi Bongkar Makam Terduga Korban Penganiayaan di Sidoarjo
Lokasi pembongkaran makam di Sidoarjo. Foto: Antara

jpnn.com, SIDOARJO - Petugas Forensik Satreskrim Polresta Sidoarjo bersama tim Kedokteran Forensik RSUD Sidoarjo membongkar makam Tadarus Faris Lukman Hakim, warga Prambon Sidoarjo, Jawa Timur, yang diduga sebagai korban penganiayaan.

Kapolsek Prambon AKP Sumarsono mengatakan, Tadarus Faris meninggal dunia pada Selasa (14/1) diduga akibat dianiaya orang tidak dikenal.

"Polisi melakukan pembongkaran makam untuk mencari sejumlah bukti dan fakta yang menyebabkan korban meninggal," katanya, Rabu (22/1).

Ia mengatakan, pembongkaran melibatkan 15 petugas dari Satreskrim Polresta Sidoarjo dan tim Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Sidoarjo.

"Sebelum melakukan pembongkaran makam, pihaknya koordinasi meminta izin dari pihak keluarga korban. Selanjutnya otopsi itu dilakukan di tempat pembongkaran. Setelah otopsi selesai jasad korban dikembalikan sebagaimana asalnya," ujarnya.

Sebelumnya, almarhum meninggal dunia diduga menjadi korban penganiayaan di depan salah satu warung kopi di wilayah setempat. (antara/jpnn)

Polisi membongkar makam terduga korban penganiayaan untuk mencari sejumlah bukti dan fakta yang menyebabkan korban meninggal.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News