Sabtu, 24 Agustus 2019 – 11:31 WIB

Polisi Masif Diseminasi Pendidikan Lalu Lintas ke Siswa SD

Jumat, 02 Agustus 2019 – 23:54 WIB
Polisi Masif Diseminasi Pendidikan Lalu Lintas ke Siswa SD - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri melaksanakan Diseminasi Model Integrasi Pendidikan Lalu Lintas. Di mana, polisi mulai memasukkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di tingkat Sekolah Dasar (SD).

Menurut Dir Kamsel Korlantas Polri Brigjen Pol Dr. Chrysnanda Dwi Laksana, kegiatan diseminasi model pendidikan dinas lalu lintas ini merupakan bagian dari edukasi. Ini merupakan upaya antisipasi keselamatan serta menanamkan nilai-nilai persetujuan dan disiplin dalam lintas lintas.

Melalui pendidikan diseminasi lalu lintas yang selama ini telah ada di kurikulum mata pelajaran PKn sangat bermanfaat bagi orang tua dari pelajar. Karena anak usia muda lebih menginginkan rasa tahunya dan juga sangat rentan terhadap perubahan lingkungan sekitar

"Kita sudah lama bekerja sama dengan kemendikbud. Karena yang namanya lalu lintas tidak bisa terlepas dari manusiannya. Orang patuh lalu lintas karena dari edukasi salah satunya. Ini bukan menekan angka kecelakaan tapi membangkitkan kesadaran, artinya kalau orang sadar maka mereka akan peduli atau peka terhadap masalah keselamatan," ujar dia.

Chrysnanda juga mengungkapkan pendidikan ini mulai dari dasar, para guru ini bisa menjadi ikon. Bahkan bisa menjadi bagian mentransformasi penanaman nilai-nilai keselamatan lalu lintas kepada anak didik atau orang tua siswa.

“Kesadaran berlalu lintas penting bagi keselamatan kita sendiri dan orang lain. Maka saya berharap para guru memiliki peran dan fungsi yang sangat luar biasa, terutama Guru SD bisa menjadi teladan atau pilar edukasi keselamatan lintas lintas sejak dini,” Imbuh Chrysnanda.

Penerapan pendidikan lalu lintas di sekolah - sekolah sudah mulai tahun 2010 yang lalu, dengan membuat MoU atau konsultasi Polri dengan Kemendikbud RI. Isi MoU ini telah disetujui kembali pada tahun 2017, adapun strategi yang digunakan adalah mengintegrasikan nilai - nilai tertib lalu lintas dalam mata pelajaran di sekolah, saat ini khusus di mata pelajaran PKn.

Penerapan pola diseminasi model integrasi pendidikan lalu lintas di sekolah ini dapat dengan konsep intra kurikuler (dalam kelas) serta tambahan kurikuler (luar kelas). (mg8/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar