Polisikan Trust Global Karya, Puluhan Korban Mengaku Amblas Miliaran Rupiah

Polisikan Trust Global Karya, Puluhan Korban Mengaku Amblas Miliaran Rupiah
Kuasa hukum korban trading, Firman Simanjuntak saat memberi keterangan di depan Gedung SPKT Polda Metro Jaya, Rabu (23/2). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

Kedua pelapor merupakan perwakilan 20 leader yang menjadi korban dalam investasi itu.

"Korban itu 20 ribuan lebih. Kami naungi sekarang ada 20. Itu bukan member, tetapi leader. Ada ribuan dibawahnya. Ini Multi Level Marketing," kata Firman.

Sementara itu, perwakilan pelapor, Denny mengatakan dirinya dan para korban lainnya memutuskan untuk mengikuti investasi robot trading Viral Blast Global tersebut karena tergiur dengan legalitas perusahaan.

"Perusahaan menawarkan konsep investasi dengan menonjolkan legalitas," kata Denny.

Menurutnya, banyak yang sudah menjual harta bendanya dalam melakukan investasi tersebut.

Namun, karena perusahaan itu mengalami konflik, baru diketahui bahwa investasinya palsu.

"Mengalami konflik dan membuka semuanya bahwa aplikasi ini bukan real trading, tapi fake trading dan itu semuanya skema ponzi. Korban percaya legalitas yang ditawarkan," kata Denny.

Oleh karena itu, para korban meminta atensi kepada Presiden RI Joko Widodo agar mendapatkan uangnya kembali.

Erna Suryawati dan Denny Horkas, mewakili puluhan leader investasi robot trading Viral Blast Global melaporkan empat pimpinan PT Trust Global Karya atas dugaan penipuan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News