Jumat, 20 Juli 2018 – 11:30 WIB

Politikus PDIP Ini Minta Jokowi Selamatkan Mary Jane dari Eksekusi

Selasa, 28 April 2015 – 23:13 WIB
Politikus PDIP Ini Minta Jokowi Selamatkan Mary Jane dari Eksekusi - JPNN.COM

JAKARTA - Eksekusi hukuman mati para terpidana kasus narkoba tinggal beberapa jam lagi. Namun, banyak kalangan masih berharap ada keajaiban, terutama untuk terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso.

Harapan itu pula yang terlontar dari anggota Komisi I DPR, Charles Honoris. Politikus PDI Perjuangan itu berharap eksekusi terhadap Mary Jane dapat ditunda. Sebab, ada perkembangan bukti baru terkait kasus Mary Jane.

Menurut Charles, di Filipina ada pemberitaan tentang Maria Kristina Sergio yang mengaku telah memanfaatkan Mary Jane untuk membawa narkoba masuk ke Indonesia. Maria juga telah menyerahkan diri ke polisi Filipina.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris. Foto: dokumentasi JPNN

"Maria Kristina Sergio yang diduga terlibat dalam pengiriman Mary Jane ke Indonesia tadi pagi menyerahkan diri ke kantor polisi Filipina. Jika benar dugaan itu, berarti Mary Jane memang benar sebagai korban human trafficking," ujar Charles melalui keterangaan persnya kepada wartawan, Selasa (28/4) petang.

Charles menambahkan, penyerahan diri perekrut Mary Jane justru memberikan kesempatan bagi pemerintah Indonesia dan Filipina untuk mendalami jaringan peredaran narkotika di Asia Tenggara. Ia meyakini upaya itu  juga akan membantu Indonesia dalam pemberantasan peredaran narkoba saat ini.

Charles mengakui bahwa semua langkah hukum sudah ditempuh Mary Jane dan hasilnya tetap tidak mengubah putusan hukuman mati. Namun, anggota DPR yang duduk di komisi bidang luar negeri itu menilai persoalan Mary Jane bukan sekadar masalah hukum.

Charles menegaskan, eksekusi atas Mary Jane menyangkut persoalan nyawa manusia yang terjebak dalam penipuan oleh sindikat. "Lebih baik membebaskan orang bersalah daripada harus menghukum bahkan harus membunuh orang yang tidak bersalah," imbuhnya.(flo/jpnn)

SHARES
TAGS   Hukuman Mati
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar