Polres Metro Jakarta Pusat Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di KPI

Polres Metro Jakarta Pusat Tangani Dugaan Pelecehan Seksual di KPI
ilustrasi - Perundungan. (ANTARA News/Andre Angkawijaya)

jpnn.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat tengah menindaklanjuti kasus dugaan perundungan dan pelecehan seksual yang dialami salah satu pegawai Komisi Penyiaran Indonesia Pusat.  Korban berinisial MS  diketahui sempat melapor ke Polsek Gambir, Jakarta Pusat, tahun lalu. 

Kemudian, dia membuat laporan ulang ke Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (1/9) malam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Polisi Wisnu Wardhana membenarkan bahwa MS sudah melaporkan kasus tersebut. 

Menurut Wisnu, MS melaporkan perundungan yang dialaminya sekitar 10 tahun lalu ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan didampingi Komisioner KPI Nuning Rodiyah. 

"Benar, yang bersangkutan sudah melapor. Pernyataan selengkapnya tunggu Kapolres," kata Wisnu Wardhana saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/9). 

Dia pun menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan MS tersebut. “Akan ditindaklanjuti,” tegasnya. 

Sebelumnya, dalam pesan berantai di aplikasi perpesanan, MS diketahui bekerja sebagai pegawai KPI Pusat. 

Dia mengaku telah menjadi korban perundungan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh tujuh pegawai di Kantor KPI Pusat selama periode 2011-2020.

Korban dugaan perundungan dan pelecehan seksual di KPI melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi memastikan menindaklanjuti laporan tersebut. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News