Polri Bidik WAG Politik Sabana Minang soal Hoaks Surat Suara

Polri Bidik WAG Politik Sabana Minang soal Hoaks Surat Suara
WhatsApp. Foto: Pixabay

jpnn.com, JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sedang mengusut hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos asal Tiongkok yang menyebar melalui media sosial. Salah satu pengusutan kasus itu adalah dengan mendalami WhatsApp group (WAG) bernama Politik Sabana Minang.

Penyidik menduga WAG itu terlibat dalam penyebaran hoaks tujuh kontainer surat suata asal Tiongkok yang telah tercoblos untuk Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, penyidik tengah mendalami anggota-anggota WAG Politik Sabana Minang dan pembicaraan di dalamnya.

"Bareskrim sedang mendalami yang membuat dan memviralkan voice (suara, red) serta narasi ke media sosial. Ini ada beberapa barang bukti seperti print out grup WhatsApp atas nama Politik Sabana Minang,” kata Dedi kepada wartawan, Jumat (4/1).

Dedi menjelaskan, penyidik menduga WAG itu menjadi salah satu tempat beredarnya tulisan dan rekaman suara seputar hoaks tujuh kontainer surat suara dari Tiongkok. Dugaan itu diperkuat dengan adanya seseorang berinisial LS yang bergabung dengan WAG Politik Sabana Minang.

LS merupakan satu dari dua orang yang diamankan oleh kepolisian. Namun, penyidik masih berupaya mencari aktor intelektual dalam kasus yang sempat menghebohkan publik sejak Rabu (2/1) malam itu.

"Yang penting targetnya harus tuntas sampai ke akar-akarnya, sampai aktor intelektualnya. Sebab, ini bisa mengganggu proses demokrasi di Indonesia," tandas dia.(cuy/jpnn)


Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sedang mengusut hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos asal Tiongkok yang menyebar melalui media sosial.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News