Pos TNI AU Avros Dibakar Massa

Pos TNI AU Avros Dibakar Massa
Pos TNI AU Avros Dibakar Massa
Tak hanya itu. Warga juga meluapkan kekesalan atas sikap oknum yang berjaga di POS TNI AU Avros. Soalnya, penjaga selalu menangkap pengendara sepeda motor yang tak mengenakan helm meskipun di malam hari. "Malam saja musti pakai helm lewat sini. Kalo nggak, disuruh kutip sampah atau nyanyi" kata Yuni yang juga

resah.

 

Ribuan warga terdiri dari pria dan wanita remaja, dewasa dan orang tua ini, berduyun-duyun mendatangi pos penjagaan. Tanpa dikomando, mereka serentak menghancurkan pos itu. Lampu sorot pun dipecahkan. Sembari berteriak kegirangan melihat kehancuran pos. Tak puas, warga pun membakar pos dan membakar ban di persimpangan. Bahkan, tiang besi tanda wajib mengenakan helm dan portal masuk, tak luput dari amukan. Warga membuangnya ke sungai yang tak jauh dari pos.

 

Terpisah, Komandan Pangkalan TNI AU, Kol.Pnb. Tata Endra Taka, tak membantah insiden itu. Hanya saja, lanjutnya, hal itu merupakan kesalahpahaman yang terjadi antara warga dan anggotanya. 

 

"Sebenarnya terjadi kesalahpahaman dan tadi saya sudah dialog dengan warga. Saat ini kondisi sudah terkendali. Warga sudah kita tenangkan," ujarnya.

MEDAN- Ribuan warga Karang Sari Polonia marah. Kemarahan ini dipicu larangan pembuatan parit oleh oknum TNI AU. Tak tanggung, lewat pengeras suara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News