Prabowo Bantah Dukung Sistem Khilafah

Prabowo Bantah Dukung Sistem Khilafah
Maruarar Sirait dan Yenny Wahid dalam diskusi bertitel Mengikis Politik Kebencian yang diselenggarakan Wahid Foundation di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/8). Foto: istimewa for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Bakal calon presiden Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman mendiang Presiden Republik Indonesia ke-4 Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Bilangan Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (13/9).

Kehadiran Prabowo disambut hangat putri mendiang Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau yang akrab disapa Yeni Wahid.

Sementara di halaman rumah, istri mendiang Gus Dur Sinta Nuriyah Wahid terlihat sudah menanti.

Sembari membungkukkan badan, Prabowo lalu mencium tangan Shinta yang duduk di kursi roda. Shinta tersenyum. Begitu pula Yenny. Ketiganya lalu lalu berbincang secara tertutup di dalam rumah.

Usai pertemuan, Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu menyatakan mereka membicarakan banyak hal.

Dalam pertemuan juga mengemuka pertanyaan apakah benar Prabowo mendukung niat segelintir pihak yang menginginkan Pancasila diubah menjadi sistem khilafah.

Mantan Danjen Kopassus ini dengan tegas menyatakan tidak. Menurutnya, sejak menjadi tentara, telah bersumpah membela Tanah Air berasaskan Pancasila dan UUD 1945.

"Saya kira ini sesuatu (pertanyaan) yang sebetulnya geli bagi saya. Saya sudah berkali-kali mempertaruhkan nyawa untuk Pancasila dan NKRI. Jadi, tidak mungkin keluar dari sistem Pancasila dan NKRI. Justru yang saya inginkan menegakkan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen," ujar Prabowo.

Prabowo Subianto bersilahturahmi dengan keluarga Gus Dur yaitu Yenny Wahi dan Sinta Wahid.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News