Prabowo: Kalau Saya Tidak Pantas, Jangan Didukung

Prabowo: Kalau Saya Tidak Pantas, Jangan Didukung
Prabowo Subianto. Foto: Instagram prabowo

jpnn.com, BALIKPAPAN - Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri undangan silaturahmi nasional keluarga besar salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (25/11).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan kedatangannya untuk memenuhi undangan, bukan untuk berkampanye apalagi meminta dukungan.

"Saya mengucapkan terima kasih pada Keluarga Besar Hidayatullah yang telah mengundang saya menghadiri silaturahmi nasional," ujar Prabowo.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini mengatakan, sejak ditetapkan sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terdapat syarat-syarat yang harus ditaati. Salah satunya mengenai ketentuan berkampanye.

"Saya tidak akan bicara politik. Saya juga tidak memberi pidato lama-lama dan saya juga di mana-mana punya kebiasaan tidak minta dukungan sebagai calon presiden," ucapnya.

Prabowo menilai, kiai harus ada di atas semua golongan. Karena itu ia meyakini para kiai, ustaz dan ulama akan memutuskan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

"Namun, sebagai manusia kalau datang ke kiai dan ulama, tidak salah minta doa untuk merestui niat saya, hajat saya, itikad saya yang ingin berbakti dan mengabdi kepada rakyat Indonesia. Itu saja doa yang saya minta," katanya.

Mantan Danjen Kopassus ini juga minta didoakan agar selalu dapat berbakti bagi Indonesia.

Prabowo Subianto tidak meminta dukungan sebagai calon presiden saat mendatangi ulama, hanya minta didoakan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News