Prajurit Kopassus Tewas Terbawa Angin

Prajurit Kopassus Tewas Terbawa Angin
Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Foto: dokumen JPNN.Com

Pencarian melibatkan 27 anggota TNI dengan menggunakan 3 LCR. Juga menyusuri jalur darat dengan menyisir sepanjang Pantai Marina dan Pantai Cipta.

Sekitar pukul 06.00, berkisar 2 km dari lokasi, tiga personel yang melakukan penyisiran menemukan tubuh korban terempas ombak di pinggir Pantai Cipta.

Saat diperiksa, Danang sudah tidak bernyawa.

Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada anggota yang melakukan pencarian, termasuk tim medis.

Pukul 06.45 jenazah Danang dievakuasi dengan mobil ambulans menuju Rumah Sakit Tentara (RST) Wira Tamtama Kodam IV/Diponegoro.

Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Dwi Endro Sasongko mengungkapkan, setelah disemayamkan di RST Wira Tamtama Kodam IV/Diponegoro, jenazah Danang dibawa ke kampung halamannya Desa Brosot, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Jogjakarta, untuk dimakamkan.

"Pemakamannya Kamis besok (hari ini, 9/2, Red) di Kulon Progo," katanya.

Kepala Basarnas Jateng Agus Haryono menyatakan, saat ditemukan, tubuh Danang utuh dan masih mengenakan seragam PDL (pakaian dinas lapangan).

Dua anggota Korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dari Satuan 81 Gultor Cijantung, Jakarta Timur, mengalami musibah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News