Prajurit TNI Temukan Tumpukan Karung Mencurigakan Malam Hari, Lihat

Prajurit TNI Temukan Tumpukan Karung Mencurigakan Malam Hari, Lihat
Personel Satgas Pamtas RI-RDTL menunjukkan pakaian bekas yang ditemukan di perbatasan saat mengelar patroli malam. Foto: ANTARA/Ho-Humas Satgas Pamtas sektor Timur

jpnn.com, KUPANG - Sebanyak lima karung berisi pakaian layak pakai bekas ditemukan personel prajurit Yonif 742/SWY yang bertugas di perbatasan RI-Timor Leste.

Tumpukan karung itu berada di sungai perbatasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota Ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Senin (20/9/) malam.

Lima karung berisi pakaian bekas ditemukan saat personel prajurit TNI Satgas Pamtas sedang berpatroli rutin di malam hari.

"Jadi memang kami selalu lakukan patroli rutin di sepanjang sungai di hutan di perbatasan kedua negara, pada saat itulah ditemukan karung-karung itu," kata Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur saat dihubungi dari Kupang, Selasa.

Dia menceritakan saat personel pos sedang patroli mereka melihat dan menemukan tumpukan karung yang mencurigakan, tanpa dijaga oleh pemiliknya.

Personel pun lakukan pemeriksaan dan ditemukan lima karung itu berisi pakaian layak pakai yang semuanya adalah pakaian bekas.

"Ada kurang lebih 280 potong pakaian bekas dengan rincian 175 potong baju dan sisanya 105 potong celana," tambah dia.

Menurut Bayu Sigit, dengan adanya temuan tersebut mengindikasikan masih adanya tindak pidana penyelundupan yang dilakukan oknum masyarakat yang bekerja sama dengan warga negara tetangga meskipun sudah beberapa kali menggagalkan aksi penyelundupan.

Tumpukan karung mencurigakan itu ditemukan prajurit TNI saat melakukan patroli malam.