Prapto Srimulat Marah Anaknya Dianiaya

Prapto Srimulat Marah Anaknya Dianiaya
Anak pelawak Prapto Srimulat, Anugrah Safari Citra Satelita yang mengalami luka dicakar di wajahnya. Foto: Indra/GoBekasi/JPNN

jpnn.com - BEKASI - Pelawak Srimulat, Prapto 'Pempek' marah mengetahui anaknya, Anugrah Safari Citra Satelita (32), dianiayanya. Kemarahannya memuncak ketika mendapat informasi bahwa penganiaya anaknya adalah seorang calon lurah. Akibat kejadian itu, Anugrah mengalami luka cakar di sekujur wajah.

Peristiwa dugaan tindak penganiayaan itu sebenarnya terjadi Minggu, 28 Desember 2014 lalu sekitar Pukul 11.30 WIB. Lokasi kejadiannya di Kampung Pintu RT004/004, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan. Namun kasus ini baru dibuka ke publik oleh Prapto Srimulat hari ini, Minggu (8/2).

Saat itu, korban yang menjabat sebagai Collection Internal Perusahaan Mega Finance, sedang menagih hutang yang tertunggak dan tertunda selama sebulan sebesar Rp700 ribu kepada ZA alias Koyor.

“Mungkin si Koyor itu punya jiwa preman, sebab ketika ditagih dan dijelaskan untuk segera melunasi hutangnya tapi dia malah emosi, marah-marah merasa tersinggung merasa enggak terima,” ujar ayah korban, Prapto dikonfirmasi GoBekasi (Grup JPNN.com), Minggu (8/2).

“Dan langsung menganiaya anak saya Anugrah dengan mencekik lehernya dan menghantamkan kepala Anugrah ke tembok beberapa kali dan memukuli serta menampar wajah Anugrah,” lanjutnya.

Lebih lanjut katanya, dihujani serangan bertubi-tubi korban pun tidak sempat melawan. Aibatnya korban mengamali luka dibagian kepala.

“Kepala bagian belakang sampai benjol-benjol dan luka lebam, serta leher memar,” bebernya.

Karena perbuatan itu, Prapto yang ditemani sejumlah pelawak lainnya seperti Cak Marsid, Pelawak Polo, Sukis Bagong dan beberapa pelawak telah melaporkan tesebut ke Polsek Babelan pada Rabu (31/12) lalu, dengan nomor laporan Nomor LP/557BB/K/XII/2014/Resta.Bks (cr19/gobekasi/jpnn)


BEKASI - Pelawak Srimulat, Prapto 'Pempek' marah mengetahui anaknya, Anugrah Safari Citra Satelita (32), dianiayanya. Kemarahannya memuncak


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News