Prof Hamdi: Sila Satu sampai Lima ada di Dalam Diri Bung Hatta

Prof Hamdi: Sila Satu sampai Lima ada di Dalam Diri Bung Hatta
Ahli psikologi politik Prof Hamdi Muluk dalam rangkaian talkshow “Pekan Bung Hatta” yang diselenggarakan Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan (BKNP PDIP), Minggu (15/8). Foto: Tangkapan layar akun BKNP PDIP di YouTube.

jpnn.com, JAKARTA - Ahli psikologi politik Prof Hamdi Muluk menilai Proklamator Kemerdekaan RI Bung Hatta merupakan contoh pengalaman Pancasila yang paripurna.

Menurut Hamdi, sosok Bung Hatta sangat lengkap. 

Apabila karakter bangsa Indonesia adalah Pancasila maka hal itu bisa mencontoh kepribadian Bung Hatta. 

“Anda mau cari apa? Sila satu sampai sila lima, semuanya ada di dalam diri Bung Hatta," kata Hamdi Muluk dalam rangkaian talkshow “Pekan Bung Hatta” yang diselenggarakan Badan Kebudayaan Nasional Pusat PDI Perjuangan (BKNP PDIP), Minggu (15/8). 

Hamdi dalam acara bertema “Bung Hatta Mata Air Inspirasi”, mengatakan Bung Hatta  adalah sosok yang sukses dan lengkap dalam banyak hal. 

Selain sebagai wakil presiden pertama RI, dan proklamator bangsa, Hatta dikenal sebagai aktivis, birokrat, negarawan, diplomat, keturunan ulama di Minangkabau. Kemudian, seorang doktor dalam bidang ekonomi dari universitas terkemuka di Belanda. 

“Itu hebat betul. Saat itu sekolah SD saja susah, tetapi beliau membawa gelar doktor dari sekolah ekonomi bergengsi. Saya kira hanya satu hal beliau gagal, menjadi ketua partai," ungkap Hamdi dalam acara yang dipandu aktivis kebangsaan Felly Tifani, itu.

Hamdi juga menilai Bung Hatta memiliki psikologis dan karakter yang kuat yang harus menjadi pembelajaran untuk bangsa Indonesia. 

Ahli psikologi politik Prof Hamdi Muluk membaca sosok Proklamator RI Bung Hatta dari kepribadiannya. Hamdi menilai Bung Hatta sosok yang lengkap.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News