Prof Zainuddin Soroti Data Rekrutmen PPPK Guru, Singgung Nasib P1, Hmmm

Prof Zainuddin Soroti Data Rekrutmen PPPK Guru, Singgung Nasib P1, Hmmm
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN Prof Zainuddin Maliki saat rapat membahas persoalan PPP guru dengan pemerintah, Rabu (24/5/2023). Foto: Tangkapan Layar YouTube DPR RI

Dengan rincian, dari 193.954 guru lulus PG, sebanyak 131.025 orang (67,6 persen) telah mendapat penempatan pada seleksi PPPK 2022, sedangkan 62.546 (32,2 persen) belum ada penempatannya.

Selain itu, ada 383 orang (0,2 persen) tidak menjadi sasaran penempatan karena ada yang meninggal dunia, mengundurkan diri, dan lain-lain.

Masih dari data Kemendikbudristek, 62.546 guru yang telah memiliki nilai melampaui ambang batas tahun 2021 merupakan prioritas utama atau P1 pada seleksi PPPK guru 2023.

Dikatakan bahwa perlakuan prioritas utama dapat dilakukan hanya jika formasi diusulkan oleh pemda.

Namun, sampai saat ini baru terdapat 36.061 guru lulus PG 2021 yang telah diusulkan formasinya oleh pemda.

Zainuddin menjelaskan dalam raker dengan Menteri Nadiem kemarin, Komisi X DPR mendesak pemerintah menyelesaikan semua persoalan guru tersebut.

"Kami minta diselesaikan. Jangan melakukan rekrutmen-rekrutmen baru sebelum P1 ini selesai. Kemudian (pemerintah) diberi waktu Oktober," tegasnya.

Bila Oktober 2023 nanti masalah guru tersebut belum selesai, pemerintah pusat harus mengambil alih dengan ketentuan-ketentuan baru yang sedang disiapkan regulasinya berupa peraturan pemerintah (PP).

Anggota Komisi X DPR RI Prof Zainuddin Maliki menyoroti data rekrutmen PPP guru versi Kemendikbudristek. Singgung nasib guru lulus PG daftar P1. Harus tuntas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News