Protes soal Limbah B3, Lilik Jalan Kaki dari Rembang ke Semarang Menemui Ganjar

Protes soal Limbah B3, Lilik Jalan Kaki dari Rembang ke Semarang Menemui Ganjar
Gubernur Ganjar Pranowo bertemu pegiat lingkungan yang jalan kaki dari Rembang ke Semarang. Foto: Instagram

"Saya juga ingin ke Kapolda dan Kajati untuk menyampaikan tuntutan yang sama. Kalau Pak Gubernur tidak merespons, saya akan jalan kaki sampai ke Jakarta untuk bertemu Presiden," ucapnya.

Salah satu warga Rembang yang mengawal Lilik melaksanakan aksinya, Boma,45, mengatakan, sebanyak 27.000 ton limbah yang dibuang di beberapa titik di Rembang. Saat ini, kondisinya mengkhawatirkan, karena selain bau tidak sedap, juga sudah merusak tanaman warga.

"Sejak April 2020 dibuang limbah-limbah itu. Limbah jenisnya B3, bentuknya seperti tanah liat. Dampaknya itu bau, terus tanaman warga seperti bawang merah dan cengkeh pada mati," jelasnya.

Pihaknya mengatakan sudah melaporkan kejadian itu pada Pemkab Rembang. Bahkan, sudah ada yang melaporkannya pada kepolisian dan DPRD. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut.

"Untuk itu hari ini kami ingin bertemu Pak Ganjar untuk menyampaikan persoalan ini, dan harapannya segera dapat solusi," ucap Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup Rembang ini.

Sementara itu, Ganjar yang menemui Lilik dan beberapa warga Rembang itu mengatakan sudah menerima laporan terkait pencemaran limbah itu. Bahkan, pihaknya sudah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng melakukan pengecekan ke lokasi.

"Ini lho videonya, sudah kami tindaklanjuti. Petugas sudah lansung ke lokasi untuk mengecek kondisinya," kata Ganjar kepada Lilik dan beberapa warga lain.

Ganjar meminta Lilik mengurungkan niatnya berjalan sampai Jakarta. Sebab, permasalahan itu akan ditangani oleh pihaknya dan dinas terkait.

Pegiat lingkungan Lilik Yuliantoro berjalan kaki Rembang-Semarang untuk bertemu Gubernur Ganjar Pranowo.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News