PSI Berharap Soda Fest Obati Kekesalan Warga terhadap Tangsel

PSI Berharap Soda Fest Obati Kekesalan Warga terhadap Tangsel
PSI menggelar Solidaritas Muda Festival (Soda Fest) yang berlangsung di Tangerang Selatan, Minggu (30/7). Foto: dok pribadi for jpnn

"Pemerintah Kota sebaiknya melakukan uji emisi secara rutin dan mempertimbangkan pembatasan kendaraan berdasarkan tahunnya. Apakah akan terus berjalan tanpa henti seperti sekarang?" kata Giring.

Plt Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka menyoroti pentingnya gerakan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R).

Dia berharap Pemkot diadopsi oleh Pemerintah Tangsel tidak gengsi mengadopsi program PSI demi mengurangi tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang.

"PSI juga bekerja sama dengan Bank Sampah di Tangsel untuk menukar botol plastik bekas dengan minyak goreng. Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah perlu ditingkatkan. Ini penting agar sampah tidak hanya menumpuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang," kata Isyana menambahkan.

Ketua DPW PSI Provinsi Banten Muhammad Hafizh Ardianto menyatakan Soda Fest juga dijadikan ajang untuk belajar dan bergembira, dengan penampilan kuda lumping sebagai bagian dari tema 'Chill Bersama Rakyat'.

"Bro Giring Ganesha turut ikut dalam gelaran Soda Fest. Di sana, kita membangun kepedulian kader terhadap lingkungan dengan santai," ungkap dia.

Gelaran Soda Fest turut menampilkan Kuda Lumping yang sebelumnya ditunggangi Giring Ganesha di Soda Fest Yogyakarta sebagai simbol PSI sebagai kuda hitam di Pemilu 2024. (dil/jpnn)

PSI menggelar Solidaritas Muda Festival (Soda Fest) yang berlangsung di Tangerang Selatan, Minggu (30/7)


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News