PT Kertas Leces Diputus Pailit, Pembagian Hasil Lelang Masih Bermasalah

PT Kertas Leces Diputus Pailit, Pembagian Hasil Lelang Masih Bermasalah
Ilustrasi hukum. Foto : theindonesianinstitute.com

jpnn.com, JAKARTA - PT Kertas Leces dinyatakan pailit sejak 25 September 2018, sesuai dengan keputusan No.43 PK/Pailit/Pdt.sus-/2019.

Kemudian pada 11 Desember 2018, PPA telah melakulan eksekusi lelang aset di Jalan Radio Dalam yang diselenggarakan melalui KPKNL Jakarta V dan lelang dimenangkan oleh PT PPA Kapital dengan nilai Rp11.495.000.

Meski telah dinyatakan pailit, masih ada permasalahan yang belum tuntas. Hasil lelang aset Kertas Leces dikabarkan tidak dibagikan sebagaimana mestinya.

Adapun aset Kertas Leces yang telah dilelang menghasilkan Rp 11 miliar dan sesuai dengan perjanjian tertulis, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA selaku kreditur Kertas Leces dan pemegang hak tanggungan peringkat I, PPA semestinya mendapatkan Rp 9,5 miliar.

Namun, dalam perjalanannya PPA hanya mendapatkan Rp 1,2 miliar dari kurator.

"Kami menilai itu terlalu rendah, karena itu kami mengajukan keberatan," kata Corporate Secretary PPA Edi Winanto, Senin (9/9) kemarin.

PPA kemudian mengajukan perlawanan atau keberatan (Renvoi Prosedur) atas daftar pembagian hasil lelang Kertas Leces ke Pengadilan Negeri Surabaya.

Namun, majelis hakim menolak keberatan dari PPA. Kemudian PPA melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Ari Zulfikar & Partners kembali mengajukan upaya hukum kasasi dan menyerahkan memori kasasi di Mahkamah Agung melalui kepaniteraan PN Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur.

Adapun aset Kertas Leces yang telah dilelang menghasilkan Rp 11 miliar dan sesuai dengan perjanjian tertulis, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA selaku kreditur Kertas Leces dan pemegang hak tanggungan peringkat I, PPA semestinya mendapatkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News