Minggu, 24 Maret 2019 – 01:37 WIB

PWNU DKI Bedah Ribuan Rumah Warga Tidak Mampu

Selasa, 08 Januari 2019 – 23:16 WIB
PWNU DKI Bedah Ribuan Rumah Warga Tidak Mampu - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) DKI melakukan bedah rumah milik Muhammad Yusuf (29), di Jalan Kali Baru nomor 58, RT 07/07, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Bedah rumah tersebut dalam rangka Program Bedah Ribuan Rumah untuk warga tidak mampu yang digelar PWNU DKI.

“Setiap Maulid Nabi kami biasanya hanya tahlilan dan tahmid, itu nggak boleh ditinggal termasuk ada tausiyah dan ceramah dari kyai. Tapi habis itu saya ada kekhawatiran, persoalan umat kan bukan di situ saja, ada kemiskinan, lebih fokus lagi masalah tempat tinggal,” kata Saefullah, Ketua Tanfidziyah PWNU DKI, Minggu (6/1).

Menurut Saefullah, dirinya juga pernah melakukan kajian, apa yang dibutuhkan masyarakat Jakarta. “Ternyata menurut masyarakat, rumah menjadi nomor tiga yang menjadi prioritas pembangunan di Jakarta,” kata Saefullah.

Karena itu, lanjut pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI tersebut, melalui organisasi NU, bisa menyalurkan kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal melalui bedah rumah. Pihaknya pun membuka rekening untuk umat yang hendak membantu masyarakat lewat bedah rumah.

“Modalnya 0 persen, tapi teman-teman ini semangatnya luar biasa. Saya punya keyakinan umat yang menitipkan hartanya baik zakat, maupun zakat malnya dititipkan di sini jika program ini dilakukan secara transparan,” katanya.

Karena itu, pihaknya akan mengontrol rekening tersebut dengan mempersilakan untuk diaudit oleh auditor independen. “Insyaallah rencana kami untuk bedah ribuan rumah. Minggu ini lima rumah akan kami bedah,” jelasnya.

Kriteria rumah yang dibedah adalah yang sangat membutuhkan. Salah satunya seperti rumah milik Muhammad Yusuf tersebut.

“Pak Yusuf ini sangat membutuhkan. Kalau malam ngajar ngaji. Makanya tempatnya harus nyaman. Jadi biar ruang sempit seperti ini, tapi anak-anak bisa fokus mengaji,” jelas Saefullah.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar