Raih Adipura, Sidoarjo Punya Teknologi Baru Olah Sampah

Raih Adipura, Sidoarjo Punya Teknologi Baru Olah Sampah
KEBANGGAAN WARGA: Bupati Saiful Ilah dan Wakil Bupati Nur Achmad Syaifuddin saat mengarak Piala Adipura kemarin. Arak-arakan itu juga dimeriahkan drum band (foto kiri bawah). Anggota Paguyuban Guk dan Yuk juga ikut mengawal piala itu. FOTO: JAWA POS

Hal itu agar Kabupaten Sidoarjo bisa mendapatkan kategori penghargaan berbasis lingkungan hidup yang lebih tinggi lagi dan tentunya Sidoarjo Zero Waste akan terwujud di tahun 2018.

Dia menyatakan, keberhasilan meraih piala Adipura yang ketujuh merupakan kerja keras semua pihak dalam menangani masalah sampah. ’’Kami berterima kasih pada warga Sidoarjo yang sudah mau menjaga kebersihan lingkungannya,’’ paparnya.

Ke depan ketua DPC PKB Sidoarjo tersebut menargetkan meraih Adipura Paripurna. Untuk mencapainya, Sidorjo sudah menyiapkan sejumlah program penanganan sampah. 

Misalnya, penambahan TPST di seluruh desa. ’’Kami juga akan membuat tempat pengolahan sampah di perbatasan Sidoarjo dan Pasuruan. Sampah akan dibakar dan dijadikan energi listrik,’’ paparnya.

Kepala DKP Sidoarjo M. Bahrul Amig mengatakan, Sidoarjo sudah menjajaki kerja sama dengan Tiongkok untuk pengolahan sampah. 

Nantinya lahan di Porong itu tidak hanya digunakan untuk menumpuk sampah. Tetapi membuatnya menjadi energi listrik. ’’Sehingga bisa disalurkan ke rumah warga,’’ jelasnya. (aph/c15/dos)


KABUPATEN Sidoarjo kembali mendapatkan penghargaan di bidang kebersihan lingkungan yaitu Adipura Kirana. Piala Adipura tersebut diberikan langsung


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News