Raisa si Balita 19 Bulan, Kehilangan Ayah, Kaki Diamputasi

Raisa si Balita 19 Bulan, Kehilangan Ayah, Kaki Diamputasi
Raisa Putri Adila di rumah keluarga besar ayahnya di Padukuhan Mengger, Karangasem, Paliyan, Gunungkidul. Foto: GUNAWAN/RADAR JOGJA

Terlebih dengan kondisi kaki Raisa yang telah diamputasi. Apalagi Waidah dan Raisa belum terjamin kesehatan nasional Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). “Saya tak punya BPJS,” ungkap Waidah saat Radar Jogja (Jawa Pos Group) menyambangi kediaman keluarga besar suaminya, Minggu (14/10).

Masalah itu pernah disampaikannya kepada wakil rakyat Provinsi DIJ Rani Widayati. Wakil ketua DPRD DIJ itu menjenguk Waidah dan Raisa bersama anggota DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sabtu (13/10).

Curhat Waidah menjadi catatan penting Rani maupun Ery. Mulai BPJS, penanganan healing pascabencana, hingga kaki palsu untuk Raisa. “Kami siap perjuangkan,” janji Rani diamini Ery. Tentang kaki palsu Raisa, akan disesuaikan dengan pertumbuhan usianya.(yog)

Raisa, usia 19 bulan, menjadi korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah Jumat (28/9) lalu, kakinya terpaksa diamputasi.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News