Rayakan Berakhirnya Lockdown, Sontak 55.000 Warga Wuhan Hijrah

Rayakan Berakhirnya Lockdown, Sontak 55.000 Warga Wuhan Hijrah
Para petugas medis asal Provinsi Guizhou melambaikan salam perpisahan di Stasiun Kereta Wuhan di Provinsi Hubei, Tiongkok, pada 17 Maret 2020. Foto: Xinhua/Xiao Yijiu

jpnn.com, WUHAN - Tiongkok akhirnya mencabut status lockdown Wuhan, kota yang menjadi asal muasal pandemi corona (covid-19).

Sontak ribuan orang pada Rabu (8/4), bertebaran di jalan dan meninggalkan Wuhan.

Pencabutan status dilakukan pada Selasa (7/8) tengah malam. Wuhan yang dikenal sebagai kota pusat industri ini, sudah terisolasi lebih dari 10 pekan, lansir nytimes.

Pembukaan kembali pada Rabu, setelah hanya tiga kasus virus corona baru dilaporkan dalam tiga minggu sebelumnya, dan sehari setelah Tiongkok melaporkan tidak ada kematian baru untuk pertama kalinya sejak Januari. 

Dilaporkan media lokal, lebih dari 55.000 orang langsung bertebaran meninggalkan Wuhan, dengan kereta pertama baru beroperasi.

Namun di dalam kota, peraturan phsycal distancing masih berlaku. Toko dan sekolah-sekolah masih tutup.

"Wuhan telah kehilangan banyak dalam pandemi ini dan warga Wuhan telah membayar mahal," kata seorang pria berusia 21 tahun yang dipanggil Yao saat menuju restoran di Shanghai untuk bekerja. (mg8/jpnn)

Tiongkok akhirnya mencabut status lockdown Wuhan, kota yang menjadi asal muasal pandemi corona (covid-19).


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News