Relawan Kebersihan Mematung di Monas

Relawan Kebersihan Mematung di Monas
Di pintu timur Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5) sejumlah orang terlihat mematung sambil memegang kantong sampah. Foto: Fathan Sinaga/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Di pintu timur Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5) sejumlah orang terlihat mematung sambil memegang kantong sampah.

Hal tersebut membuat massa Aksi Solidaritas untuk Baitul Maqdis di Monas spontan membuang sampah bawaannya. 

Relawan-relawan tersebut berasal dari Gerakan Membersihkan Masjid (Gemas). Salah satu panitia Romadi mengatakan, aksi mematung ini merupakan strategi untuk menggugah massa membuang sampahnya sendiri. 

"Kami coba beberapa berbaris untuk mematung. Jadi kami tidak memungut sampah. Tapi menggugah kesadaran mereka untuk memungut sampah sendiri," kata Romadi di Monas. 

Dalam aksinya ini, Romadi juga mengampanyekan 'obat cantik dan obat ganteng' kepada massa aksi. Obat tersebut adalah peduli lingkungan dengan cara bertanggung jawab atas sampahnya. 

Relawan Gemas sendiri berjumlah 20 personel saat beraksi di Monas. Namun, kata Romadi, masih banyak relawan sejenis yang beraksi di Monas. 

Gemas sendiri, lanjut Romadi, juga membagi-bagikan kantong sampah plastik kepada massa aksi. Beberapa di antara massa itu, ada juga yang menjadi relawan kebersihan dadakan. 

"Kami punya 1.500 trash bag. Sudah dibagikan semua," kata Romadi. (tan/jpnn) 

Relawan Gemas berjumlah 20 personel beraksi di Monas untuk membersihkan sampah di sela massa Aksi Solidaritas untuk Baitul Maqdis.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News