Remaja 15 Tahun jadi Otak Komplotan Curanmor, Sudah 21 Kali Beraksi

Remaja 15 Tahun jadi Otak Komplotan Curanmor, Sudah 21 Kali Beraksi
Kapolresta Cirebon AKBP M. Syahduddi (kedua kanan) saat menginterogasi pelaku pencurian dengan pemberatan. Foto: ANTARA/Khaerul Izan

jpnn.com, CIREBON - Polresta Cirebon, Jawa Barat, menangkap empat residivis kasus pencurian dengan pemberatan spesialis sepeda motor yang sudah menjalankan aksinya di 21 tempat berbeda.

"Kami amankan empat orang tersangka masing-masing berinisial KB, WT, MA dan HI," kata Kapolresta Cirebon AKBP M. Syahduddi, Jumat (27/12).

Syahduddi mengatakan, empat pelaku merupakan residivis kasus yang sama, bahkan otak dari kelompok ini baru berusia 15 tahun berinisial MA.

Dari keterangan MA, dia sudah dua kali masuk penjara dengan kasus yang sama. "MA ini pernah masuk penjara juga dan direhabilitasi, setelah bebas dia mencuri lagi," ujarnya.

Para pelaku kata Syahduddi, sudah melakukan pencurian di 21 tempat yang tersebar di wilayah Polresta Cirebon, Cirebon Kota, Majalengka dan Indramayu.

Modus yang digunakan komplotan maling itu mengintai motor yang sedang diperkirakan pemiliknya, baik di rumah, tempat umum bahkan tempat ibadah.

"Mereka satu komplotan, modusnya menggunakan kunci leter T dan membawa lari motor yang sedang diparkir," tuturnya.

Perbuatan para tersangka terbongkar setelah adanya video pencurian sepeda motor yang diparkir di halaman masjid dan viral di media sosial.

Empat residivis kasus pencurian dengan pemberatan spesialis sepeda motor atau curanmor yang sudah menjalankan aksinya di 21 tempat dibekuk Polresta Cirebon.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News