Ridwan Kamil: Para 'Tikus' Nanti Tidak Bisa Mudik

Ridwan Kamil: Para 'Tikus' Nanti Tidak Bisa Mudik
Petugas Polresta Cirebon menghentikan kendaraan pemudik yang melintas di pos penyekatan GT Palimanan, pada saat simulasi. Foto: ANTARA/Khaerul Izan

jpnn.com, CIREBON - Polda Jawa Barat (Jabar) mendirikan 158 titik penyekatan selama masa larangan mudik Lebaran tahun 2021, baik di arteri, tol, dan juga jalur tikus.

Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, setiap pos penyekatan akan dijaga selama 24 jam tanpa henti, agar warga yang memaksa mudik pada Lebaran 2021, dapat dihalau dan diputarbalikkan ke tempat asalnya.

"Ada 158 titik penyekatan yang kami dirikan, 22 di jalur tol, dan sisanya di jalur arteri," kata Irjen Dofiri saat meninjau simulasi penyekatan di Gerbang Tol (GT) Palimanan, Cirebon, Kamis (29/4).

Dia menjelaskan, penjagaan pos penyekatan akan dilakukan dalam tiga sif, dengan setiap delapan jam sekali akan diganti, untuk memastikan keadaan para petugas selama bertugas.

"Nanti petugas akan melakukan penyekatan selama 24 jam baik dari Polri, TNI, Dishub, dan lainnya," katanya lagi.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan sebelumnya di Jabar, terdapat 127 pos penyekatan dan kemudian akan ditambah menjadi 158 unit.

Kang Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil-, juga meminta maaf kepada 'tikus', karena jalannya akan ditutup, karena semua jalur baik arteri, tol bahkan jalur tikus akan dijaga ketat selama masa larangan mudik Lebaran.

"Pos penyekatan kami tambah. Jadi, para 'tikus' nanti tidak bisa mudik," kata Kang Emil. (antara/jpnn)

Polda Jabar akan menyekat semua akses, baik arteri, tol bahkan jalur tikus selama masa larangan mudik Lebaran.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News