Rumah Makan Babi Panggang Menjamur, Massa Geruduk Kantor Bupati

Rumah Makan Babi Panggang Menjamur, Massa Geruduk Kantor Bupati
Babi Panggang. Foto: ist/klikhotel

jpnn.com - LUBUKPAKAM – Ratusan massa gabungan dari berbagai Organisasi Kemasyarakat (Ormas) Islam meradang.

Mereka menggeruduk Kantor Bupati Deliserdang di Lubukpakam, Sumut, Jum'at (22/7) siang. Massa menuntut agar Rumah Makan Babi Panggang Karo (BPK) yang menjamur di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Lubukpakam, untuk ditutup.

Selain itu, mereka juga meminta segera ditutup kafe, hotel dan tempat karaoke yang disinyalir sarang prostitusi. RM BPK Tesalonika yang megah di Jalinsum Km 29, pun didesak untuk tutup.

Mereka beralasan, sudah ada Perbup Deliserdang No 68/2016 tentang penataan kawasan perkotaan Kecamatan Lubukpakam sebagai Ibu Kota Kabupaten Deliserdang.

Di situ diatur bahwa Jalinsum hanya diperbolehkan untuk restoran dan atau rumah makan dengan spesifikasi halal. Atas hal itu, Pemkab Deliserdang disebut telah melanggar aturannya sendiri.

Gabungan ormas yang menamakan diri  Gemas Deliserdang ini meminta agar Pemkab Deliserdang melakukan tindakan cepat. 

"Keberadaan RM BPK khususnya di Jalinsum sekitar Kantor Bupati Deliserdang, sangat mengganggu masyarakat muslim sekitar, yang notabene adalah masyarakat yang memiliki karakteristik budaya dan nilai-nilai kearifan lokal," demikian pernyataan sikap yang dibacakan Ketua Muhammadiyah Deliserdang Ibnu Hajar di hadapan Asisten I Pemkab Deliserdang Syafrullah, Kepala Satpol PP Suryadi Aritonang dan pejabat lainnya usai orasi, di ruang rapat Kantor Bupati Deliserdang.

Sebelumnya, seruan takbir juga dilontarkan ratusan massa di depan Kantor Bupati Deliserdang. Bahkan, pagar yang ditutup untuk menghadang massa juga sempat digoyang-goyang. "Ini Tanah Deli," teriak massa.

LUBUKPAKAM – Ratusan massa gabungan dari berbagai Organisasi Kemasyarakat (Ormas) Islam meradang. Mereka menggeruduk Kantor Bupati Deliserdang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News