Rabu, 20 Maret 2019 – 00:01 WIB

Rumah Sakit Tak Punya Obat Rabies untuk Korban Serangan Kera

Senin, 14 Januari 2019 – 07:15 WIB
Rumah Sakit Tak Punya Obat Rabies untuk Korban Serangan Kera - JPNN.COM

Infus. Foto: dok JPG

jpnn.com, LUMAJANG - Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati  mendatangi empat balita korban gigitan kera liar, di Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah, Lumajang.

Indah datang setelah mendengar satu korban tak mendapatkan perawatan medis karena ditolak rumah sakit.

Dia didampingi direktur RSUD dr Haryoto, dr Indra Yudi, mendatangi empat rumah korban gigitan kera liar.

Perwakilan pemerintah Lumajang ini ingin memastikan kondisi kesehatan balita korban gigitan kera tersebut dan mengonfirmasi pemberitaan tentang korban ditolak rumah sakit karena alasan tak memiliki obat.

Indah memastikan dua korban gigitan kera telah menjalani perawatan di rumah sakit, atas nama Ikbal dan Saban.

Sedangkan dua korban lainnya Arjuna dan Balita Salsabila, belum mendapatkan perawatan dari medis,

"Balita ini ditolak berobat di rumah sakit, karena alasan tak memiliki obat rabies," kata Indah.

Karena ini, kata Indah, Pemkab Lumajang akan mengevaluasi kesalahan komunikasi ini sehingga kejadian serupa tak terulang. Terutama pelayanan di Puskesmas dan IGD RSUD dr Haryoto, Lumajang.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar