Rumah tidak Layak Huni Itu akan Direnovasi, Ada Peran Besar Kapolres Cianjur

Rumah tidak Layak Huni Itu akan Direnovasi, Ada Peran Besar Kapolres Cianjur
Rumah berukuran 3x4 milik Rohman warga Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, segera direnovasi Kapolres Cianjur. ANTARA/Ahmad Fikri

Rohman yang sejak dua tahun terakhir menempati rumah yang lebih layak disebut pondokan di tengah sawah itu bersama istri dan sembilan  anaknya. 

Namun, dua orang anaknya sudah menikah dan tinggal bersama suaminya. 

Selama ini, bangunan berukuran sangat sempit itu hanya berupa ruangan dan tungku kayu sebagai dapur.

Dia berujar jangankan untuk membangun atau merenovasi rumah, buat makan sehari-hari saja kadang ada dan tidak.

“Tidak jarang kami sekeluarga hanya makan singkong, pisang dan ketela. Kalau ada yang menyuruh (jadi) kuli di sawah, baru saya ada penghasilan untuk membeli beras, " katanya.

Dia menuturkan rumah yang dibangun di atas tanah milik perkebunan. 

Setelah mendapat izin yang dibantu warga sekitar dan pihak desa setempat, sehingga dia dapat memiliki tempat tinggal seadanya. 

Untuk tidur setiap malam, mereka berkumpul di tengah rumah yang ditinggikan menggunakan bambu dan papan.

Rumah tidak layak huni milik warga bernama Rohman di Kampung Sukamukti, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan segera direnovasi. Ada peran besar Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai dalam renovasi itu. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News