S Sudah Ditangkap, FT Siap-siap saja, Polisi Kantongi Barang Buktinya

S Sudah Ditangkap, FT Siap-siap saja, Polisi Kantongi Barang Buktinya
Barang bukti yang disita Ditresnarkoba Polda Sultra dari tersangka S (38) yang diduga menjadi pengedar sabu-sabu di Kota Kendaraan berdalih dikendalikan seorang narapidana di kota itu, Jumat (20/8). Foto: ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda sultra

jpnn.com, KENDARI - Pria inisial S (28) terpaksa berurusan dengan polisi. Dia ditangkap karena diduga menjadi pengedar sabu-sabu yang dikendalikan seorang narapidana di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tersangka ditangkap pada Kamis (19/8) pukul 22.15 WITA, di sebuah rumah indekos Jalan Chairil Anwar, Lorong Lamarundu, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-wua, Kendari.

"Dari hasil penggeledahan yang disaksikan masyarakat ditemukan satu saset sedang di dalam tas warna hitam dan satu saset sedang ditemukan di saku baju lengan panjang warna abu-abu sebelah kiri, beserta barang bukti lainnya yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra Kombes Pol Muhammad Eka Faturrahman, Jumat.

Dia mengungkapkan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran gelap narkotika di wilayah tempat kejadian perkara (TKP) dengan transaksi sistem tempel.

Kepada polisi, tersangka berdalih memperoleh sabu-sabu dari seorang narapidana laki-laki inisial FT di Kota Kendari dengan cara tempel melalui komunikasi telepon.

Total barang bukti (BB) yang disita Ditresnarkoba dari kasus itu sebanyak dua sachet sedang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu berat 30,8 gram.

Saat ini tersangka dan barang bukti berada di Mako Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra guna proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun serta paling lama 20 tahun. (antara/jpnn)

S menjadi pengedar sabu-sabu yang dikendalikan seorang narapidana berinisial FT.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News