Sabu-sabu Seberat 6 Kg Dalam Kemasan Pupuk, Untung Bea Cukai Teliti

Sabu-sabu Seberat 6 Kg Dalam Kemasan Pupuk, Untung Bea Cukai Teliti
Bea Cukai Soetta menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu. Foto: Humas Bea Cukai.

jpnn.com, CENGKARENG - Kerja sama Bea Cukai dengan Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 6 kilogram. Empat orang tersangka pun diamankan.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno - Hatta (Soetta) Finari Manan dalam konferensi persnya pada Jumat (6/11).

Menurut Finari, terdapat tiga paket barang yang dikirim dari Malaysia dengan alamat tujuan pengiriman ke Lombok dan Palembang.

"Modus yang digunakan yaitu barang diberitahukan sebagai pupuk bertuliskan agrilife-nature own yang terbagi ke dalam tiga paket barang kiriman," ungkap Finari di Kantor Bea Cukai Soetta.

Finari menjelaskan bahwa penindakan berawal dari hasil analisis pencitraan mesin X-Ray oleh petugas Bea Cukai di gudang DHL.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan fisik secara lebih teliti, sehingga ditemukan tiga paket barang yang terdiri dari 27 kemasan pupuk dengan tiga di antaranya berisi serbuk kristal bening dengan berat bruto 3.029 gram.

Kemudian, sebanyak 24 kemasan pupuk dengan dua di antaranya berisi serbuk kristal bening 2.057 gram, serta 25 kemasan pupuk yang satu di antaranya berisi serbuk kristal bening 959 gram.

“Setelah mendapati hasil pengujian laboratorium terhadap serbuk kristal bening tersebut, yaitu positif golongan I jenis sabu-sabu. Kami selanjutnya membentuk tim gabungan dengan Polres Metro Jakarta Barat dan Polresta Bandara Soetta, untuk melakukan pengembangan kasus,” jelas Finari.

Narkotika jenis sabu-sabu ini dikirim dari Malaysia menggunakan kemasan pupuk dengan tujuan Lombok dan Palembang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News