Saham Garuda Dilego Rp 550

Deal dengan Grup Djarum dan Rajawali Kini Mentah Lagi

Saham Garuda Dilego Rp 550
Saham Garuda Dilego Rp 550
Billy menyebutkan, sebelum IPO digeber, tim underwriter membeber harga wajar IPO GIAA berada di level Rp 1000. Kalau hal itu benar-benar dilanjutkan, akan memantik kepercayaan investor terus menipis. Sebab, saat IPO beberapa waktu lalu, investor telah membuktikan ketidakpercayaannya pada aktivitas saham perseroan. "Sama saja bohong kalau begini jadinya," ujarnya.

Mestinya, sambung Billy, baik underwriter dan pihak BUMN lebih memikir dampak. Ini menyangkut proses IPO sejumlah perusahaan BUMN ke depan. Kalau pemerintah tetap berlaku serampangan, bukan tidak mungkin investor akan memboikot setiap aksi korporasi yang dilakukan calon emiten pemerintah. "Sebaiknya pemerintah lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan," sarannya.

Sementara di sisi lain, manajemen Garuda tidak mau menanggapi rumor tersebut. Mereka lebih berkonsensentrasi memerkuat kinerja. Salah satunya dengan menjalin kerja bareng Bank Mandiri dalam program Buy One Get One Free Tiket Pesawat Garuda Indonesia Rute Internasional tertentu sebesar Rp 200 miliar.

"Kita tidak mengurusi rumor yang tidak jelas. Saat ini lebih baik bekerja dan meningkatkan kinerja," ucap Arif Wibowo, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) di Jakarta, Jumat (25/3).

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dikabarkan mencapai kesepakatan harga dengan investor strategis. Sayangnya, rumor yang berkembang di kalangan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News