Saling Rajam, Meminta Hujan

Upacara Tiban Tradisi Tulung Agung Jatim

Saling Rajam, Meminta Hujan
Saling Rajam, Meminta Hujan
Mereka mendapatkan kesempatan untuk menyabet. Beberapa sabetan yang tidak bisa tertangkis mengenai punggung. Beberapa dari luka sabetan tadi mengeluarkan darah. Tak lantas mundur, peserta masih saja terus menari dan siap membalas menyabet. Setelah suasana semakin panas, keduanya lantas dipisah.

"Ayo, yang merasa laki-laki, silakan hadir lagi hari Minggu jam satu," ucap laki-laki tadi lewat pengeras suara. Sementara para peserta tiban terus saling sabet, penonton juga tak kalah heboh. Mereka bersorak ketika sabetan dari peserta telak mengenai tubuh musuh.

"Acara ini sudah menjadi tradisi. Terutama jika terjadi kemarau panjang seperti sekarang. Kami berharap dengan semangat para peserta tiban ini menumbuhkan harapan dan doa supaya Tuhan cepat memberikan hujan," ucap Sudarto, salah satu panitia. (tin/aj)
Berita Selanjutnya:
Terbentur Dewa Ruci

TULUNGAGUNG - Belasan lelaki dewasa di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, saling rajam. Luka sabetan sampai berdarah di punggung seolah tidak


Redaktur & Reporter : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News