JPNN.com

Sambangi Anggota Pakatan Harapan, PKS Singgung Nasib TKI

Rabu, 19 September 2018 – 23:20 WIB Sambangi Anggota Pakatan Harapan, PKS Singgung Nasib TKI - JPNN.com

jpnn.com - Delegasi PKS melawat ke markas partai-partai anggota koalisi penguasa pemerintahan Malaysia, Pakatan Harapan. Kunjungan dilakukan pada 6-7 September lalu.

Dalam lawatannya tersebut, delegasi PKS dipimpin oleh Farouk Abdullah Alwyni. Selaku ketua delegasi, Farouk menjelaskan, selain kebutuhan untuk mendengar langsung kesuksesan menumbangkan koalisi BN yang berkuasa selama setengah abad lebih, PH juga dianggap memiliki kesamaan visi dengan PKS, dalam hal keinginan untuk melaksanakan good governance di pemerintahan.

Ketiga partai koalisi PH dalam lawatan delegasi PKS yakni Partai Keadilan Rakyat (PKR), Parti Amanah Negara (Amanah) dan Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM). PKS sendiri, kata Farouk, merasa terinspirasi oleh prestasi dari ketiga partai tersebut.

Farouk yang juga dikenal sebagai praktisi keuangan Islam dan dosen di sejumlah perguruan tinggi terkemuka ini menilai PH mampu memenangkan Pemilu di Malaysia dengan strategi-strategi jitu dan disusun dengan sangat baik.

Sambangi Anggota Pakatan Harapan, PKS Singgung Nasib TKI
Farouk dan rombongan saat bertemu dengan Sek. Jend. Parti Keadilan Rakyat yang juga Menteri Perdagangan Malaysia, Dato’ Saifuddin Nasution, di kantor kementerian perdagangan Malaysia pada 6-7 September lalu.

Di antaranya dengan mengangkat isu pajak GST yang dianggap memberatkan masyarakat Malaysia. Di samping itu juga isu persoalan korupsi dan 'governance' dari pemerintahan sebelumnya.

"Tetapi yang lebih penting dari semua itu, di sini kami mencoba membangun jaringan komunikasi yang baik dengan partai-partai yang tergabung dalam PH itu, dan masing-masing bisa saling belajar terkait kekuatan dan kelemahan dari masing-masing partai," ujar Farouk dalam keterangan pers, Rabu (19/9).

Namun, lanjut Farouk, juga tak kalah penting dalam lawatan delegasi PKS ini terkait upaya menyuarakan persoalan-persoalan yang dihadapi para TKI, khususnya mereka yang telah lama tinggal di Malaysia tetapi tidak mempunyai status yang jelas, atau yang di kenal dengan istilah TKI irregular, yang ternyata jumlah-nya cukup besar.

Sumber RMOL.co

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...