Satgas Madago Raya Beber Identitas DPO MIT Poso yang Tewas saat Kontak Tembak 

Satgas Madago Raya Beber Identitas DPO MIT Poso yang Tewas saat Kontak Tembak 
Ilustrasi - Warga saat membuka laman yang menampilkan daftar pencarian orang (DPO) teroris di Poso di Palu, Sulawesi Tengah. Polda Sulteng kembali merilis sisa DPO Teroris di Poso dari 41 menjadi 29 orang yang tergabung dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso. Jumlah tersebut berkurang karena 10 di antaranya tewas tertembak dan dua ditangkap hidup-hidup. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/Dok)

jpnn.com, PALU - Satuan Tugas Madago Raya gabungan TNI dan Polri membenarkan satu daftar pencarian orang (DPO) dari kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah, tewas dalam kontak tembak. 

Satu orang DPO MIT Poso yang tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Madago Raya itu ialah Abu Alim alias Ambo, warga asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kontak tembak itu terjadi di wilayah Pegunungan Desa Tolai Induk, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, Sabtu (17/7), sekitar pukul 11.30 Wita.

"Hasil identifikasi DPO MIT Poso berinisial A lias AA alias B," sebut Waka Satgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiono di Palu, Sulteng, Sabtu (17/7) malam.

Bronto menjelaskan kontak tembak antara Satgas Madago Raya dengan DPO itu terjadi pada pukul 11.30 Wita. 

Satgas Madago Raya juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kontak tembak. 

Barang bukti tersebut berupa, satu pucuk senjata api jenis revolver, parang, bom lontong, serta barang bukti lainnya. 

"Pada saat itu dia dalam posisi sendiri," jelasnya

Satgas Madago Raya gabungan TNI dan Polri mengidentifikasi identitas satu DPO MIT yang tewas dalam kontak tembak, Sabtu (17/7). 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News