SBY Sudah Siapkan Pengganti Tumpak

SBY Sudah Siapkan Pengganti Tumpak
SBY Sudah Siapkan Pengganti Tumpak
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah meneken Keppres tentang pemberhentian tetap ketua KPK nonaktif, Antasari Azhar. Langkah berikutnya, istana menyiapkan panitia seleksi (pansel) untuk mencari pengganti Antasari secara defenitif. Pengganti tetap Antasari itu untuk menggantikan kedudukan ketua KPK sementara, Tumpak Hatorangan Panggabean, yang diangkat berdasarkan Perppu terbitan Presiden SBY.  

"Setelah Keppres pemberhentian tetap Pak Antasari diteken Presiden SBY. Langkah berikutnya, berasar undang-undang KPK, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk mencari pengganti Pak Antasari secara definitif," ujar staf ahli Presiden SBY bidang hukum, Denny Indrayana, Selasa (13/10).

Proses berikutnya, lanjut Denny, presiden membuat panitia seleksi. "Setelah ada panitia seleksi, nanti pansel itu yang mencari kandidat ketua KPK definitif. Menurut undang-undang, jumlah kandidat yang diajukan oleh pansel kepada DPR sebanyak dua kali lipat dari formasi. Jadi, kalau yang dicari pengganti hanya untuk posisi ketua KPK, karena baru Antasari yang definitif, berarti hanya dua orang kandidat yang diajukan untuk dilakukan fit and proper test," ujar Denny.

Panitia seleksi unsurnya diambil dari Departemen Hukum dan HAM (Depkumham) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan). "Dugaan saya, kandidat ketua KPK yang diajukan ke DPR, akan dilakukan setelah ada menteri baru. Proses selanjutnya, barulah mengadakan fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan). Nah, setelah diputuskan oleh DPR, nama yang dipilih diserahkan kepada presiden untuk disumpah. Saat sumpah jabatan dihadapan presiden itulah, jabatan Tumpak yang menjadi ketua KPK sementara akan berakhir," bebernya.    

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah meneken Keppres tentang pemberhentian tetap ketua KPK nonaktif, Antasari Azhar. Langkah berikutnya,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News