Seberapa Membantu Tunjangan Tunai dari Pemerintah Australia Bagi Warga Indonesia?

Seberapa Membantu Tunjangan Tunai dari Pemerintah Australia Bagi Warga Indonesia?
Karena berstatus warga tetap di Australia, Natalia dapat mengakses bantuan subsidi Pemerintah Australia setelah sempat diliburkan bekerja. (Koleksi pribadi)

"Karena posisinya sudah dapat [uang] segini, lumayan lah ya ... tidak apa-apa," ujarnya yang mengaku melihat ada beberapa temannya asal Indonesia yang tidak memenuhi syarat mendapat tunjangan 'JobKeeper'.

Natalia juga menyampaikan hal yang sama dan menurutnya hanya harus menyesuaikan dengan perubahan yang ada.

"Kalau secara pribadi, sebenarnya sedih juga, karena tidak dipotong saja sebenarnya kurang ya, apalagi dipotong," kata Natalia kepada Natasya Salim dari ABC News.

Seberapa Membantu Tunjangan Tunai dari Pemerintah Australia Bagi Warga Indonesia? Photo: Christian, pemilik bisnis Victory Automotive, mengatakan pendapatannya menurun pesat setelah 'lockdown stage 3' diberlakukan. (Koleksi pribadi)

 

Membantu bisnis tak bangkrut

Sementara itu, Christian Gunawan, pemilik bisnis otomotif Victory Automotive, mengatakan sulit untuk melihat dampak pengurangan nominal 'JobKeeper' terhadap bisnisnya ke depan.

Namun, sebagai pelaku bisnis, ia justru lebih merasa khawatir mengenai kemungkinan Victoria untuk meningkatkan lagi peraturan pembatasan sosial ke tahap empat.

"Saya berharap tidak akan masuk lockdown yang lebih parah, stage 4. Karena kalau di stage 2 kami masih bisa bertahan, namun ketika stage 3, banyak langganan yang takut ke bengkel," katanya.

Christian mengatakan pelanggannya kebanyakan berasal dari kawasan lain, bukan hanya dari kawasan timur tempat bengkelnya berada.

Pemerintah Australia memberikan tunjangan uang bagi 'permanent resident' (PR) dan warganegara Australia, lewat skema JobKeeper dan JobSeeker

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News