Sebut Rakyat Makin Kritis, Anies: Penerima Bansos Akan Hati-Hati Memberi Dukungan di Pilpres

Sebut Rakyat Makin Kritis, Anies: Penerima Bansos Akan Hati-Hati Memberi Dukungan di Pilpres
Capres nomor urut 01 Anies Baswedan dan nomor urut 02 Prabowo Subianto di atas panggung Debat Kelima Capres Pemilu 2024 di Gedung JCC, Jakarta, Minggu (4/2). Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SEMARANG - Calon Presiden nomor urut 01 Anies Baswedan menanggapi soal bantuan sosial atau bansos dari pemerintah yang sangat kental dijadikan alat politik untuk pemenangan anak Presiden Jokowi di Pilpres 2024.

Anies menegaskan bansos itu tujuannya untuk kepentingan si penerima, bukan kepentingan si pemberi.

“Sudah begitu yang memberi juga bukan yang tanda tangan. Yang memberikan adalah pajak dari rakyat," kata Anies menjawab pertanyaan peserta Desak Anies di Semarang, Jawa Tengah pada Senin (5/2).

Eks gubernur DKI Jakarta itu mengatakan adanya keramaian soal bansos yang terindikasi dipolitisasi ini justru akan membuat rakyat lebih berhati-hati dalam memberikan pilihan politik.

"Saya berkeyakinan para penerima bansos sekarang makin hati-hati memberikan dukungan pada saat pemilu besok. Kita harapkan itu terjadi, memilih pakai hati nurani," tutur Anies.

Menurut Anies, membagikan bansos yang berasal dari anggaran negara itu harus dilakukan sesuai kebutuhan.

“Kebutuhan siapa? Kebutuhan penerima. Bukan kebutuhan pemberi. Seperti Anda dikasih makan, daripada saya kasih makan tiga kali sehari, saya kasih makan sekaligus, tiga-tiganya dimakan semua. Bisa enggak begitu?” ujar Anies memberi ilustrasi.

Oleh karena itu, Anies menilai sudah saatnya mengembalikan pemberian bansos didasari tanpa pamrih. Jangan penyaluran bantuan sosial untuk rakyat untuk mengharap pamrih.

Anies Baswedan menilai rakyat makin kritis setelah heboh politisasi bansos yang kental dijadikan alat politik untuk pemenangan anak Jokowi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News