Sejarah Mengapa Gaun Perempuan Tidak Berkantung

Sejarah Mengapa Gaun Perempuan Tidak Berkantung
Sejarah Mengapa Gaun Perempuan Tidak Berkantung

Sebagian perempuan yang bekerja akan mengikatkan kantung tersebut di luar gaun mereka guna memudahkan untuk mengambil sesuatu darinya, sementara yang lain menyembunyikan di balik gaun mereka.

Dengan gaun di masa itu lebar, maka pemakainya bisa menyembunyikan banyak hal di dalam kantung mereka.

Menurut cerita di dalam buku Pockets of History (Sejarah Mengenai Kantung), seorang peerempuan asal Inggris Jane Griffiths diajukan ke pengadilan karena kasus pencurian di tahun 1777 karena memasukkan dua bebek ke dalam kantungnya.


Kantung adalah korban fesyen

Di Trocchio mengatakan kantung terpisah itu malah bentuknya semakin besar di masa revolusi industri di Inggris karena semakin banyak barang yang harus dimasukkan ke dalam kantung.

"Sebelum masa revolusi industri warga tidak banyak membawa barang ke mana-mana karena tidak banyak barang yang bisa dibawa."

Namun mode kemudian berubah dan di awal abad 19, gaun dengan bawahan yang lebar tidak lagi menjadi mode yang banyak diikuti.

Sebagai gantinya, gaun yang mengikuti bentuk tubuh lebih populer, namun gaun seperti itu tidak bisa digunakan untuk menyembunyikan kantung yang dibawa.

"Masih ada perempuan di masa itu yang mengikatkan kantung di gaun mereka, namun di paruh kedua abad 19, kebiasaan seperti itu mulai dianggap kuno." kata Di Trocchio.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News