Sekolah Pribadi Bandung Galang Dana untuk APD Tenaga Medis dan Sembako

Sekolah Pribadi Bandung Galang Dana untuk APD Tenaga Medis dan Sembako
Sekolah Pribadi Bandung mendistribusikan APD di dua Puskesmas, PMI, Kantor Kecamatan, serta 245 paket sembako bagi keluarga terdampak COVID-19. Foto: Sekolah Pribadi Bandung for JPNN.com

Dari sisi akademik, sejak 15 Maret 2020, sekolah sudah melakukan kegiatan pembelajaran daring dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

Sebelumnya sekolah sudah melakukan imbauan dan menerapkan prosedur ketat terkait penyebaran Covid-19 sejak pertengahan Februari.

Langkah ini menurut Kepala Sekolah Pribadi Bandung Rahmat Hidayat, diambil dengan memperhatikan serta mempertimbangkan kondisi dan situasi warga sekolah yang dirasa riskan terjangkit penyebaran virus karena sering melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Kami terpaksa membatalkan dua kegiatan wisata sekolah ke luar negeri dan beberapa wisata ke dalam negeri demi mencegah penyebaran Covid-19 selama perjalanan dan di lokasi wisata," terang Rahmat.

Meski terkesan mendadak dalam perubahan situasi pelayanan pembelajaran di sekolah menjadi daring,

Sekolah Pribadi Bandung berhasil mempersiapkan Learning Management System (LMS) yang digawangi guru-guru muda (26-35 tahun) berdedikasi.

Guru-guru muda ini hadir untuk berkarya memberikan terobosan yang sangat ramah dengan teknologi. LMS ini disuguhkan kepada siswa dengan konten yaitu modul, video pembelajaran, dan kuis, serta dilengkapi dengan pertemuan daring guru dengan siswa secara berkala.

"Jam pelajaran menjadi lebih singkat dan padat dikarenakan tidak adanya keterlibatan fisik di dalam ruang kelas, sehingga membuat guru dan siswa dituntut mampu mengelola waktu dengan lebih efektif," ucapnya.

Sekolah Pribadi Bandung menggalang dana untuk membeli APD dan sembako bagi keluarga terdampak pandemic COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News